10 Istilah Perfilman Ini Perlu Kamu Tahu!

Suasana menonton film. (ShutterStock/Kitzzeh)
ADMIN
THURSDAY 16.09.2021

Box Office artinya apa ya?

Film memiliki banyak istilah yang terkadang terasa tidak asing dibenak kita, tetapi belum tentu sudah paham benar artinya apa. Sebagai penikmat film, yuk, pahami lagi beberapa istilah di dalam industri film!

Apa saja istilah-istilah itu? Merangkum dari berbagai sumber, berikut daftar istilah yang perlu kamu ketahui di dunia film.

1. Blockbuster
image
Cuplikan adegan film Black Panther (Dok. Marvel)

Blockbuster merupakan istilah untuk film yang berhasil mencapai sukses besar atau laris. Aspek yang dilihat terdiri atas penjualan tiket, pendapatan global, atau popularitas.

Istilah ini pertama kali muncul pada 1942. Mengutip majalah TIME, nama blockbuster semula diberikan untuk menjuluki bom yang berhasil menghancurkan seluruh blok kota.

Istilah itu dipinjam untuk menjuluki film yang berhasil ‘memecahkan’ untung besar. Film blockbuster biasanya dibuat dengan biaya besar dan bintang-bintang ternama.

2. Box Office
image
Cuplikan adegan film Harry Potter and The Deathly Hallows: Part 1 (Dok. Warner Bros. Pictures)

Istilah box office muncul sejak era Elizabeth. Pada masa itu orang kaya biasanya akan menonton penampilan teater melalui kotak pribadi, ‘box‘. Nah, untuk bisa mendapat akses ke kotak itu, pengunjung harus beli ke kantor, ‘office.’ Box office menjadi istilah keuntungan besar karena orang-orang kaya ini yang mendatangkan untung lebih besar.

Masa modern ini, istilahnya sudah bergeser. Box office sekarang dikenal sebagai pendapatan yang berhasil diraup dan jumlah penjualan tiket dari film yang sedang rilis. Biasanya, sebuah film berhasil dijuluki box office setelah berhasil meraup untung cepat.

3. Prekuel
image
Cuplikan film Fantastic Beasts 3 (Dok. Warner Bros)

Mungkin yang lebih ramah di telinga kita adalah istilah sekuel. Bertolak belakang dari sekuel, prekuel berarti film yang menceritakan kejadian sebelum latar waktu film utama. Contohnya, film The Fantastic Beasts yang menceritakan kejadian sebelum adanya Harry Potter.

Nah, setelah Harry Potter hadir, rangkaian film selanjutnya dari pertama hingga kedelapan merupakan sekuel. Contoh lainnya seperti, The Avengers menuju Avengers: Endgame. Terdapat kelanjutan kisah dari film setelahnya.

4. Sidekick
image
Dr. Emmett dan Marty di film Back to the Future (Dok. Universal)

Tidak semua film memiliki tokoh sidekick. Sebutan sidekick sendiri diberikan kepada tokoh pendamping tokoh utama. Beberapa film yang memiliki tokoh sidekick ,seperti Batman dan Robin, Sherlock Holmes dan Dr. Watson, atau Marty dan Dr. Emmett (Back to the Future).

5. Remake dan Reboot
image
Poster film The Lion King (Dok. Disney)

Kedua istilah ini bisa kamu dengarkan saat film lama akan muncul kembali. Biasanya akan muncul dalam bentuk remake atau reboot.

Remake berarti sebuah film dibuat ulang namun benar-benar tidak mengubah jalan cerita yang ada. Biasanya, sebuah film di-remake untuk mengulangi kelarisannya, seperti film The Lion King.

Sedangkan, reboot berarti sebuah film yang dibuat ulang tetapi hanya mengambil pokok utama dari film sebelumnya. Jalan cerita bisa sudah dimodifikasi, seperti film Candyman. Inti cerita tetap sama-sama thriller dengan nama tokoh yang sama. Namun, alur sudah diubah dengan versi sutradara baru.

6. Spin-off
image
Cuplikan film Hobbs and Shaw (Dok. Universal Pictures)

Spin-off terjadi saat salah satu tokoh dari cerita utama dibuatkan sebuah tayangan sendiri. Perlu diketahui, spin-off sifatnya berbeda dengan sekuel.

Sekuel masih memegang inti cerita, universe, dan karakter yang sama dengan kisah original. Sementara spin-off memiliki keleluasaan untuk mengeksplorasi lebih karena tidak perlu memegang banyak keterkaitan dengan film aslinya. Contoh film spin-off adalah Hobbs and Shaw dari Fast and Furious, dan Bumblebee dari The Transformers.

7. Cross-Over
image
Cuplikan adegan film Godzilla vs Kong (Dok. Warner Bros)

Cross-over adalah istilah untuk film yang mempertemukan dua atau lebih tokoh berbeda judul menyatu ke dalam satu cerita. Contoh film cross-over adalah Godzilla vs. Kong. Sebelumnya, kedua tokoh ini sudah memiliki filmnya masing-masing kemudian bertemu di jalan cerita film ini.

8. Logging
image
Ilustrasi clapper (pexels.com/Martin Lopez)

Mengutip Studio Antelopelogging merupakan proses pemilahan berkas video yang dipilih oleh sutradara saat syuting dan dipisahkan ke dalam folder khusus. Berkas video dipilih sesuai catatan clapper saat syuting sehingga tidak perlu susah mencari.

9. Blocking
image
Proses pembuatan film ‘House of Gucci’ (Dok. Insider)

Blocking merupakan istilah untuk mengtur tata letak, baik pemain, properti, hingga pencahayaan. Istilah ini digunakan agar pergerakan elemen yang ada di dalam kamera dapat berlangsung dinamis dan seirama dengan proyeksi naskah.

10. Wrap
image
Suasana di lokasi pembuatan film Balada Si Roy! (Instagram.com/susantidewi)

Mengutip dari Studio Antelope, istilah ini menjadi sebutan kebahagiaan. Biasanya sutradara akan meneriakkan kata ‘wrap‘ untuk menandakan proses produksi sudah selesai. Oleh karena itu, istilah ini biasa didengar saat berada di lokasi syuting.

Nah, itu dia beberapa istilah yang perlu kamu ketahui tentang seluk beluk perfilman. Menurut kamu, istilah perfilman apa yang paling unik?

Dikutip dari IDN Times/Gregorius Amadeo

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *