5 Fakta Film Dokumenter Try Harder! Ketatnya Persaingan Pendidikan

Try Harder! (dok. Sundance Film Festival)
ADMIN
MONDAY 20.09.2021

Kisahkan sulitnya masuk perguruan tinggi di AS

Banyak yang bilang bahwa masa SMA adalah masa yang paling indah. Namun, tidak bagi mereka yang sudah menduduki tingkat terakhir SMA. Hal ini terlihat dalam film dokumenter Try Harder!

Dokumenter karya Debbie Lum ini menunjukkan sisi berbeda dari masa SMA yang tidak melulu senang-senang saja. Ada kerja keras yang harus dilakukan para siswa SMA Lowell untuk masuk ke perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Pada 2021, Try Harder! masuk ke Sundance Film Festival. Berikut adalah fakta dari film Try Harder!

1. Bercerita tentang siswa Asia-Amerika yang hendak masuk ke perguruan tinggi

Dokumenter karya sutradara Debbie Lum ini berkisah tentang kehidupan siswa yang bersekolah di Sekolah Menengah Atas Lowell. Sekolah yang berada di San Fransisco, Amerika Serikat ini mayoritas berisi siswa keturunan Asia-Amerika.

Dalam dokumenter berdurasi 1 jam 25 menit ini diperlihatkan usaha keras para siswa SMA Lowell yang hendak masuk ke perguruan tinggi. Ternyata, proses masuk ke perguruan tinggi tidaklah mudah. Tingginya kompetisi membuat mereka harus berusaha lebih keras lagi. Banyak juga siswa yang mengalami stress berat akibat menjalani prosesnya yang sulit.

2. Ras dan kelas sosial dapat memengaruhi pendidikan seseorang
image
Cuplikan adegan film Try Harder! (Dok. Try Harder Film)

Dalam dokumenter ini, Debbie Lum memperlihatkan dengan jelas bahwa ras berperan besar dalam setiap kehidupan siswa SMA Lowell. Para orang tua yang kerap disebut tiger mom memiliki ekspektasi tinggi pada siswa Asia-Amerika, yaitu mereka harus masuk ke perguruan tinggi terbaik. 

Namun, tidak semua siswa yang berdarah Asia-Amerika dapat diterima di perguruan tinggi terbaik. Padahal, nilai dan kemampuan yang mereka miliki tidak kalah dengan siswa lainnya. Banyak siswa mengira dirinya tidak diterima karena mereka keturunan Asia-Amerika. Debbie pun berusaha untuk menghilangkan stereotip tersebut melalui Try Harder!

3. Banyak siswa yang mengalami tekanan
image
Cuplikan adegan film Try Harder! (Dok. Try Harder Film)

Dalam dokumenter ini, Debbie Lum juga ingin memperlihatkan bahwa para siswa ini bukan seperti robot yang terus-terusan berkompetisi untuk mendapat nilai bagus. Namun, mereka memiliki banyak kepribadian yang beragam.

Para siswa harus terus berusaha lebih giat lagi agar dapat diterima di perguruan tinggi terbaik. Bahkan, mereka harus terus melalui proses pendaftaran di perguruan tinggi, padahal mereka sudah tau bahwa kesempatan untuk diterima tidaklah besar. 

4. Masuk Sundance Film Festival
image
Cuplikan adegan film Try Harder! (Dok. Try Harder Film)

Try Harder! jadi salah satu film yang masuk dalam Sundance Film Festival 2021. Film ini merupakan film dokumenter ketiga yang diproduksi oleh sang sutradara yang berdarah Asia.

5. Film dokumenter karya Debbie Lum
image
Debbie Lum (twitter.com/tryharderfilm)

Debbie Lum merupakan pembuat film dokumenter yang berasal dari Amerika. Hasil karya Debbie selama ini selalu berkisah tentang orang Asia yang tinggal di Amerika. Bahkan, ia mendapatkan penghargaan sebagai pembuat film yang memberikan suara untuk orang Amerika keturuan Asia dan cerita tanpa tanda jasa.

Beberapa karya Debbie adalah Chinese Beauty (2005) dan Seeking Asian Female (2012). Try Harder! merupakan karya Debbie Lum pada 2021.

Itu dia fakta dari film dokumenter Try Harder! Kita dapat melihat dengan jelas bahwa faktor ras dan kelas sosial dapat memengaruhi seseorang yang hendak masuk ke perguruan tinggi. Apa kamu tertarik untuk nonton film ini?

Dikutip dari IDN Times/Rafifa Nur Shabira

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *