2021 SUNDANCE FILM FESTIVAL: ASIA

2021 Sundance Film Festival: Asia diselenggarakan oleh Sundance Institute dan XRM Media dan didukung oleh IDN Media

Sundance Film Festival: Asia adalah sebuah program pengembangan dari program Sundance Institute, yang kedepannya akan membawa insan perfilman indie ke ranah audiens yang lebih luas. Melalui berbagai macam program seperti pelatihan intensif, pendanaan, and proyek spesial yang diadakan bersama dengan mitra, Sundance Institute bertindak sebagai festival advokasi terdepan bagi insan perfilman independen.

image

2021 SUNDANCE FILM FESTIVAL: ASIA DENGAN BANGGA MEMPERSEMBAHKAN

KOMPETISI FILM PENDEK

 

Kompetisi Film Pendek ini terbuka untuk pembuat film Indonesia dan bertujuan untuk menemukan, memelihara, dan membawa perhatian pada talenta lokal menuju platform global. “Di Sundance Film Festival, kami berusaha untuk menemukan film atau artis baru yang belum kami dukung melalui upaya seperti kompetisi film pendek yang juga sebagai bagian dari 2021 Sundance Film Festival: Asia. Sangat menyenangkan menemukan suara dan cerita baru bagi kami. Sehingga kami dapat berbagi dengan penonton yang sama-sama bersemangat,” jelas Mike Plante, Senior Programmer, Short Film, Sundance Film Festival.

 

Selamat kepada penerima Jury Prize untuk Film Pendek Terbaik –
Makassar is a City for Football Fans (Khozy Rizal)

 

Dan Honorary Mentions –
Black Winter (Noviandra Santosa), Diary of Cattle (Lidia Afrilita & David Darmadi), Goodnight, Stargazer (Adriano Rudiman), Jamal (Muhammad Heri Fadli), Masa Depan Cerah 2040 (Winner Wijaya), Rendang of Death (Percolate Galactic), Rong (Indira Iman), Srikandi (Andrea Nirmala Widjajanto), and Sunrise in the Forest (Samuel Ruby).

Persyaratan

Tanggal penyerahan: 17 Mei – 9 Juli 2021

2021 Sundance Film Festival: Asia mengundang semua pembuat film Indonesia untuk mengajukan film pendek terbaiknya pada salah satu kompetisi film pendek paling terkenal di dunia.

  • Sutradara film harus merupakan pemegang paspor Indonesia yang sah
  • Durasi film pendek adalah antara 3 hingga 20 menit
  • Tanggal produksi harus diselesaikan pada atau setelah 1 Januari 2019

Apakah Anda tertarik untuk menunjukkan film pendek terbaik Anda kepada dunia? Cek persyaratan lengkapnya di bawah ini!

Lihat Persyaratan

Juri

Kim Yutani

Direktur Pemrograman, Sundance Film Festival

Kim Yutani adalah Direktur Pemrograman Sundance Film Festival; ia mengambil peran itu pada 2018. Sebagai Direktur Pemrograman dia mengawasi semua aspek program dari kurasi film hingga program wicara Beyond Film. Dia mulai memprogram film pendek untuk festival pada 2006, dan menjadi programer feature film pada 2009.

Mike Plante

Film programmer dan Pembuat Film Dokumenter

Mike Plante adalah seorang programer film dan pembuat film dokumenter. Dia mulai bekerja untuk festival film pada 1993 dan saat ini menjadi Programmer Senior untuk Film Pendek di Sundance Film Festival, di mana dia telah bekerja sejak 2001. Dia juga membuat film dokumenter pendek dan spesial yang diputar di festival film termasuk Hot Docs, Full Frame, dan MoMA Doc Fortnight.

Heidi Zwicker

Senior Programmer, Sundance Film Festival

Heidi Zwicker adalah Programer Senior untuk Sundance Film Festival, dengan fokus pada U.S. Narrative Feature Films, Midnight, dan film pendek. Dia telah berkontribusi pada berbagai program Sundance Institute selama lebih dari sepuluh tahun, dimulai dengan Feature Film Program Internasional.

Joko Anwar

Sutradara, Produser, Penulis Skenario, dan Aktor Film Indonesia

Joko Anwar adalah seorang sutradara, produser, penulis skenario, dan aktor film Indonesia. Sebelum menjadi pembuat film, ia bekerja sebagai jurnalis dan kritikus film. Anwar pertama kali menjadi terkenal karena ikut menulis cerita bersama Nia Dinata tahun 2003 berjudul “Arisan!” yang memenangkan lima penghargaan pada Piala Citra 2004. Dia kemudian membuat debut penyutradaraan feature film dengan genre komedi romantis “Janji Joni” di 2005 dan mendapatkan nominasi Sutradara Terbaik di Piala Citra 2005. Sejak saat itu ia telah menyutradarai berbagai genre seperti film thriller Dead Time: Kala (2007), film thriller psikologis The Forbidden Door (2009), horor Pengabdi Setan (2017), dan superhero aksi Gundala (2019). Film Perempuan Tanah Jahanam (2019) tayang perdana di AS di Festival Film Sundance 2020.

Susanti Dewi

Produser Film Indonesia dan Kepala IDN Pictures

Susanti Dewi adalah Produser Film Indonesia dan juga Kepala IDN Pictures. Selama Karirnya, Santi telah menghasilkan 10 film antara lain Jakarta Undercover (2017) karya Moammar EMka dan Terbang Menembus Langit (2018). Santi mengawasi semua aspek kreatif dan bisnis di studio yang dijalankannya. Film terbarunya adalah Balada Si Roy yang akan segera dirilis di bioskop.

Amanda Salazar

Kepala Pemrograman dan Akuisisi, Argo

Amanda Salazar adalah Kepala Pemrograman dan Akuisisi di Argo. Dia juga Programmer di Forum Film Northwest, sebuah rumah seni dua layar di Seattle dan asisten sutradara Camera Obscura, sebuah bioskop pop-up dan acara yang merayakan sinema eksperimental. Sebelumnya dia adalah seorang Programmer dengan SFFILM dan sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Presiden Akuisisi di Fandor.

Hadiah

Tentang

 

Argo adalah sponsor resmi untuk Kompetisi Film Pendek – Festival Film Sundance 2021: Asia. Argo adalah platform streaming yang mengubah cara Anda menonton. Argo membangun komunitas, menghubungkan pembuat film dengan penonton, dan menampilkan semua genre film pendek yang dikurasi ke dalam daftar putar bertema oleh festival film, pembuat film, dan aktor berpengaruh dari seluruh dunia.